Skip to main content

Resep Olahan Tape yang Simpel - Kue Tape Mekar


Haloo...
  Akhir Minggu lalu saya menyempatkan diri membuat sejenis kue Bolu Mangkok. Kue ini di buat dari salah satu kudapan andalan dan populer  dari generasi ke generasi di Indonesia. Kudapan tersebut merupakan hasil fermentasi karbohidrat  yang disebut dengan TAPAI ,TAPE atau Peyeum. 



        Tape adalah kudapan hasil fermentasi karbohidrat menggunakan ragi tape yang terdiri dari mikroorgnisme seperti Amylomyces rouxii, Rhizopus oryzae, Endomycopsis burtonii, Mucor sp., Candida utilis, Saccharomycopsis fibuligera, Sacharomyces cerevisiae, yang mengubah pati atau karbohidrat menjadi glukosa dan etanol sehinga membuat Tape menjadi manis, dan beraroma alkohol.
        Di Indonesia saat ini Tape dapat di temukan dimana saja, mulai dari desa hingga kota, pasar sampai Mall-Mall, Upacara perikahan, ulang tahun hingga Jajanan pinggir jalan anda dapat menemukannya tape dan variasi olahannya dengan mudah. Mulai dari aneka kue dan cake hingga minuman yang menyegarkan.  Hal ini menjelaskan bahwa Tape sangat di gemari oleh Masyarakat Indonesia.
        Adapun Jenis tape yang di kenal di Indonesia adalah Tape yang di buat dari umbi singkong (cassava) di sebut Tape singkong, dan Tape dari Beras Ketan yang di sebut Tape Ketan.


Tape Singkong
        Untuk membuat Kue Tape Mekar kali ini, jenis tape yang di gunakan adalah Tape Singkong. Pastikan bahwa tape yang anda beli telah terfermetasi sehingga rasa tape manis dan beraroma khas tape.
        Oh yaa, resep Kue Tape Mekar ini adalah resep dari salah satu Selebriti Chef terkenal favorit saya, Ibu Sisca Soewitomo saat mengikuti Demo Masak di salah satu hotel di Yogyakarta pada bulan Agustus lalu. 



        Untuk membuat Kue Tape Mekar ini bahan – bahan yang  dibutuhkan sangat simpel dan hargnya pun terjangkau serta mudah sekali di peroleh di pasar. Bahan yang di butuhkan adalah Tape Singkong, Tepung terigu (allpurpose flour), Baking Powder, Baking Soda, Telur, Minyak Goreng, Gula merah/gula jawa, air. Simpel Bukan?



        Dulu, saat masih SMP saya belajar membuat kue Bolu kukus dari ‘Kitab  Resep’ (Kumpulan Potongan Resep dari Majalah punya mama), sering sekali bolu gagal mekar. Meski semua tips dan trik telah dilakukan. Mulai dari Kocokan telur gula harus hingga putih, membungkus tutup panci kukusan menggunakan kain serbetlah.. semua gagal. Ternyata yg membuat bolu kukus saya kala itu gagal mekar adalah saking seringnya buka tutup panci, padahal si Bolu belum matang. Jadi Si Bolu ‘malu’ deh.. alias Gagal mekar... Maklum saja tangan kegatalan buka tutup panci terus. Hehe...


Jadi Pas kemarin buat Kue Tape Mekar ini saya hati sedikit dag dig dug takut kalau - kalau  gagal mekar. Cuma saya ingat  pesan Ibu Sisca Soewitomo kalau jangan buka tutup panci kukusan sebelum 20 menit setelah kue masuk kukusan. Puji Tuhan, meski Hasil Kukusan Ronde ke-1 gagal lantaran air kebanyakan jadi kertas cup terkena air jadi basah dan bantat. tapi hasil Kukusann Ronde ke-2 dan ke-3 berhasil kok... hehehe #Bahagianya ^_^

     Hmmm.... Soal Rasa, Kue Tape Mekar ini manis bak Warna nya. Berkat si “Hitam manis” dari gula merah berpadu manisnya tape singkong. Teksture kue juga lembut dan sedikit lebih padat di banding bolu kukus biasa. Namun, di jamin ketagihan deh saat mencicipi Kue Tape Mekar ini...
     Oh yaa... pada resep Ibu Sisca, gula yang dipakai ada 2, yaitu 150 gr Gula Merah dan 150 gr Gula pasir. Namun menurut saya kemanisan, Jadi saya ubah resepnya hanya menggunakan gula merah sebanyak 175gr sehingga manisnya pas di lidah.



Untuk anda yang tidak terlalu menyukai tape, bisa mengganti tape dengan pisang ambon, pisan nona atau pisang emas.
Berikut Ini Resep Kue Tape Mekar (Klik di Sini untuk mendownload resep).

Kue Tape Mekar
Bahan
·        175 gr gula merah, disisir
·        150 ml air
·        200 gr tepung terigu (All purpose flour)
·        1 butir telur
·        100 ml minyak goreng
·        100gr tape singkong,di haluskan *
·        1 sdt Saking powder
·        1 sdt Soda kue
Cara membuat
1.   Siapkan cetakan bolu kukus, alasi dgn kertas cup, sisihkan.
2.   Siapkan dandang untuk mengukus.
3.   Masak gula merah, gula pasir dan air hingga gula larut. Dinginkan.
4.    Campurkan Air rebusan gula yang telah dingin dengan tepung terigu, aduk rata. Masukan Tape singkong yang telah di haluskan, aduk rata.
5.    Masukan telur, aduk rata, tambahkan minyak goreng, aduk rata.
6.   Masukan Baking Powder dan Baking Soda, aduk rata.
7.   Diamkan adonan selama 15 menit.
8.   Tuang adonan ke dalam cetakan yang telah di lapisi kertas cup, kira-kira ¾ bagian
9.   Kukus adonan selama 20 menit hingga matang, angkat.

Tips : Jangan Membuka  penutup panci kukusan selama mengukus kue, dapat menyebabkan kue gagal mekar.

*Tape bisa di ganti dengan buah pisang.


Bagaimana, Mudah bukan? Jika anda membuat Kue Tape Mekar ini, Jangan lupa Kirimkan foto hasil dan Tandai saya di Instagram, FacebookTwitter Pinterest dan Google+. Silahkan berkomentar, Dengan Senang hati saya akan membalas pesan anda.

Terima Kasih Sudah mengunjungi blog saya...



Let’s Bake with Love


Monalisa

Popular posts from this blog

Moringa, The Miracle Tree (BAHASA INDONESIA)

Halo Guys...             Pada Kesempatan kali ini saya membahas tentang Superfood yang sedang booming di dunia Internet. Superfood ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh karena mengandung vitamin, mineral dan asam amino essensial yang dibutuhkan oleh tubuh.  Superfood yang saya maksudkan adalah Moringa.

Apa itu Moringa? Moringa adalah jenis tumbuhan Family Moringaceae dengan nama Ilmiah Moringa Oleifera yang dapat tumbuh subur sepanjang tahun.  Moringa merupakan tumbuhan asli Sub – Himalayan seperti India, Pakistan, Banglades, dan Afganistan. FAO menyebutkan bahwa Moringa dapat dijumpai di daerah-daerah seperti India, Ethiopia, Sudan, Filipina, Afrika bagian barat, timur dan selatan, Amerika Latin, Kepulauan Karibia, kepulauan Pasifik, dan Asia tenggara termasuk Indonesia tentunya. Moringa tumbuh relatif mudah tumbuh baik di daerah dengan klim tropis yang hangat hingga iklim subtropis pada ketinggian 3000 Kaki, rerata suhu maksimum 38o – 48o C dan suhu minumium -1o hingga - 3o…

Himalayan Pink Salt (Bahasa Indonesia)

Halo guys.... 
Pernahkah anda mendengar tentang Himalayan Pink Salt? Jika Ya, anda pasti tidak asing lagi dengan manfaat dari garam berwarna pink yang di tambang dari pegunungan di Sekitar wilayah pegunungan Himalaya ini.           Himalayan Pink Salt ini meskipun sama-sama disebut garam, namun asalnya berbeda dengan garam yang kita konsumsi pada umumnya. Himalayan Pink Salt berasal dari area penambangan garam di daerah pegunungan Himalaya yaitu Khewra Salt Mine yang  berlokasi di distrik punjab, Pakistan.
Para pakar geologi memperkirakan bahwa umur batu gram himalaya di pertambang tersebut  kira-kira 800  juta tahun yang  terbentuk saat gerakan lempeng tektonik membentuk rentang pegunungan yang menjebak laut pedalaman yang dangkal, yang perlahan mengalami dehidrasi dan terkubur jauh di dalam bumi, membentuk deposit garam laut yang kaya mineral dan kaya mineral. Himalayan Pink Salt setidaknya mengandung 84 mineral dan trace mineral, termasuk kalsium, magnesium, potassium, copper dan iron…

The Power Of Habit ( BAHASA INDONESIA)

Hai guys.....          Blog edisi kali ini saya akan membahas tentang buku motivasi yang baru saja saya rampungkan membacanya. Apa lagi kalau buka The Power of Habit atau dalam bahasa Indonesianya Dasyatnya Kebiasaan oleh Charles Duhigg.

Darimana  sebenarnya saya tahu tentang buku The Power Of Habit?          Saya mengetahui buku ini dari salah satu youteber asal Amerika bernama Thomas Frank yang sering sekali membuat video tentang self motivation dan merekomendasi buku-buku  yang cocok untuk self motivation itu sendiri. Merasa bahwa buku ini menarik, saya langsung cek info dan review di aplikasi jaringan sosial katalogisasi buku yang paling terkenal yaitu GoodReads.  Buku The power of Habit ini memperoleh rangking yang lumayan bagus yaitu 4.02 dan reviw yang positif dari pengguna GoodRead yang tidak diragukan lagi adalah kutu buku handal. So... akhirnya dengan bulat hari saya membeli buku ini. Buku The Power of Habit ini di jual dengan harga Rp 75.000  (per 7/7/2017) di Toko buku Grame…

Connect With Me